24 Februari, 2008

Proposal Program Pengembangan Soft Skills

Tahun 2007 kemarin, UDINUS mengajukan proposal program pengembangan soft skills, dan ternyata belum berhasil. Sebanyak 186 proposal yang masukke DIKTI , 30 proposal dinyatakan lolos seleksi berikutnya, yang akhirnya hanya 15 proposal yang dinyatakan lolos. Bisa dibayangkan betapa ketatnya persaingan tersebut.
Ditahun 2008 ini Dikti kembali menawarkan program soft skills tersebut dengan dana tidak melebihi 150 juta/tahun. Mengingat batas akhir penerimaan proposal masuk ke Dikti 31 Maret 2008, maka segera koordinasi untuk membentuk tim yang bertugas menyusun proposal program Soft skills tersebut. Paling tidak kita pernah mencoba ditahun kemarin, biarpun itu belum berhasil. Dari yang sudah ada tersebut bisa disempurnakan menjadi lebih baik dan dinyatakan layak mendapatkan dana hibah .

5 komentar:

ahmadMuhajir mengatakan...

wahhh.. terima kasih pak. oya, sekalian di link pak... hehehe.. (maunya) oya... usul itu boleh juga pak... nanti biar dibicarakan sama kawan2 lagi... oya... silakan koment di postingan saya pak... saya akan sangat berterima kasih sekali.
salam blogger udinus!!!

Anonim mengatakan...

Oy...pak makasi buat infona... Iy di udinus sedang gencar-gencarnya mencari kader PKMI. Sampai2 beberapa dosen yang mau mengajar sempat promosi hal tersebut. Tertarik juga sih pak... Y,smoga bs sgera kut berpartisipasi. Mohon Dukungannya! -Keep Bloging Login'-

Y. Tyas Catur Pramudi mengatakan...

Mas Ipul, sudah di link lo, jug sudah kasih komentar, blogmu bagus, gimana ngadain lomba blog, tetapi yang dinilai diutamakan contentny bukan sekedar tampilannya.
Untuk mas UUl, memang itu yang kita harapkan. Dosen harus ketularan virus dulu baru menulari mahasiswa. Karen softskills tidak bisa diajarkan, tetapi ditularkan.

Orchidalova mengatakan...

pak tyas, saya agak priiatin dengan mahasiswa udinus. sepertinya sangat tidak peduli dengan kegiatan pengembangan diri . padahal itu bagus buat mereka sendiri.
2 pengalaman saya.
pertama, waktu kegiatan dari djarum 'dare to be leader'. yang daftar hanya 14 orang dari seluruh semester 6 n 8 ber-IP 3.

yang kedua, acara " Reach your Maximum Potency". yang daftar kurang dari 20. padahal acara itu syaratnya sudah dipermudah. untuk mahasiswa semester berapa pun ber-IP 2,75<

saya sebagai panitia, cukup kecewa.
padahal 2 acara tersebut sudah dirangkum dengan menarik. dengan menghadirkan 'para ahli' yang memang kompeten di bidang pengembangan SDM.

saya usul, gimana kalo organisasi kemahasiswaan mengadakan kegiatan untuk mahasiswa udinus, kegiatan yang bersifat pengembangan pribadi ini. jadi tidak hanya melulu para aktifis yang terjun di dunia organisasi yang kedapetan ilmu soft skill.
misal : kegiatan seminar pengembangan diri dengan menghadirkan Andri Wongso.

saya yakin udinus tak akan banyak berpikir ulang untuk menyetujui para aktifis mengadakan kegiatan seperti ini.


semoga usul saya bisa diperhatikan

adek mengatakan...

Menurut saya, pengembangan softskills mahasiswa sebaiknya diintegrasikan ke dalam proses belajar-mengajar di semua mata kuliah, bukan sebatas membuat mata kuliah baru tentang softskill atau "by project" yang kadang tidak berkelanjutan